Pemulasaran Jenazah atau Pangrupti Loyo Jenazah sangatlah penting bagi Kaum Rois, Untuk itu Desa Trirenggo melaksanakan Pelatihan bagi Kaum Rois baik Putra maupun Putri dengan harapan bisa meningkatkan dan memberikan pengetahuan kaum Rois untuk masalah Pemulasaran Jenazah. Acara dilaksanakan pada Hari Selasa, 17 Oktober 2017 di Pendopo Balai Desa Trirenggo dengan dihadiri dari KUA Kec. Bantul, Kapolsek Bantul, Korami Kec. Bantul dan Narasumber oleh Bp. KH. Muslih. TRG/MB
KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul. Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...
Komentar
Posting Komentar