Peingatan Hari Jadi Desa Trirenggo ke 71 yang digelar di Lapangan Trirenggo pada hari Minggu 26 November 2017 dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Muspika Kecamatan Bantul, Seluruh Pamong Desa Trirenggo, BPD, LPMD, PKK, Karang Taruna dan masyarakat Trirenggo. Dalam Upacara yang diikuti oleh kelompok kesenian dan bregodo di masing-masing Pedukuhan se Desa Trirenggo dimulai pada pukul 13.00 WIB. Dalam Laporannya Lurah Desa Trirenggo Munawar menyampaikan awal mula berdirinya Desa Trirenggo yang dulunya terdiri dari tiga kelurahan yaitu Niten, Nogosari dan Batikan. Pada Kesempatan itu pula di serahkan Trophy juara lomba yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Desa Trirenggo yang ke 71, diantaranya Lomba Mewarnai Tingkat PAUD dan TK, Lomba Dai/ Dai’ah, Lomba Memasak Tingkat PKK Pedukuhan dan Lomba Karaoke antar Pamong Desa Trirenggo. Walau sempat diguyur hujan deras saat pelepasan kirab budaya, tapi tidak menyurutkan semangat para peserta upacara dan peserta kirab.
KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul. Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...
Komentar
Posting Komentar