Minggu pagi, 07 Januari 2018 warga Jedigan melaksanakan gotongroyong angkat walet di sungai yang melintasi daerah tersebut. Hal ini dilaksanakan setelah beberapa pekan lalu diwilayah Bantul sempat diterjang banjir akibat badai Dahlia yang berimbas juga diwilayah Jedigan yang dilewati sungai, sehingga air sempat meluap dan merendam beberapa rumah di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut juga untuk mengontrol fasilitas pintu air yang ternyata sudah tidak berfungsi. Warga berharap Pemerintah terkait memperbaiki pintu air tersebut yang tentunya untuk keperluan irigasi persawahan.
KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul. Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...
Komentar
Posting Komentar