Badan Keswadayaan Masyarakat atau BKM Desa Trirenggo pada hari Selasa 16 Januari 2018 pukul 09.00 WIB s/d selesai melaksanakan RWT atau Rembuk Warga Tahunan, dimana selain mengesahkan Laporan pertanggungjawaban kegiatan selama Tahun 2017 juga menerima masukan saran dan kritik terkait kegiatan di tahun 2017 dan yang akan dilaksanakan ditahun 2018. Selain laporan-laporan juga ada undian hadiah doorprize untuk tamu undangan. Acara dihadiri oleh Camat Bantul, Muspika Kecamatan, Lurah Desa yang diwakili oleh Kasi Pelayanan, Ketua BPD Desa Trirenggo dan tamu undangan dari KSM serta LKD Desa Trirenggo.
KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul. Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...
Komentar
Posting Komentar