Langsung ke konten utama

Beraksi di Bulan Ramadan, Ini Uniknya Gugah Sahur Tradisi Bogoran

BOGORAN (5/6) – Hingga pertengahan bulan Ramadan ini, tim gugah sahur Pemuda Bogoran dan Remaja Islam Masjid Baiturrahim Bogoran (REISMABA)  tetap konsisten dengan kegiatan membangunkan warga untuk menunaikan salah satu sunnah Ramadhan, makan sahur. Melibatkan sejumlah personil Pemuda, mereka dengan semangat mengelilingi kampung dimulai pukul 02.00 WIB dini hari.

“Tidak ada yang menyuruh. Tapi sebagai wujud tanggungjawab kami sebagai pemuda untuk ikut membangunkan warga agar tidak telat makan sahur,” tutur koordinator Tim Gugah Sahur Bogoran, Andri Suryanto, Minggu (3/6/2018) dini hari.

Menggunakan sejumlah peralatan yang sering dipakai marchingband, mereka membuat kreasi lagu-lagu yang cukup nyaman didengar. Hal ini yang membuat masyarakat juga menikmati meski harus dibangunkan di tengah istirahat malamnya.

Menurut Andri, kegiatan gugah sahur ini akan terus dilakukan hingga akhir Ramadhan mendatang. Keliling kampung gugah sahur juga sudah menjadi rutinitas Pemuda Bogoran tiap bulan puasa dan menjadi tradisi.

“Sebelumnya pakai alat musik gamelan. Tapi sekarang ada alat marchingband. Yang penting suaranya enak dan tidak terlalu berisik,” katanya. (Mr.M)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...