Langsung ke konten utama

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) oleh Mahasiswa KKN Stikes Yogyakarta

TRIRENGGO (8/6) — Dalam rangka memenuhi Kebutuhan Kesehatan masyarakat Desa Trirenggo tepatnya didusun Bakulan. Pada hari ini diadakan Kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) oleh Mahasiswa KKN Stikes Yogyakarta yang menindak lanjuti dari Rekapitulasi Hasil Pendataan MMD sebelumnya. Kegiatan ini di laksanakan di Pendapa Balai Desa Trirenggo, Kamis (7/6).

      Kegiatan itu di hadiri oleh Kasi Pelayanan Desa Trirenggo Maryatno, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Saptono, Kepala Puskesmas yang diwakili Shinta, Kepala Stikes Yogyakarta Sulistyaningsih, Dosen Kebidanan Stikes Yogyakarta, Kepala Dusun Bakulan, Mahasiswa KKN Stikes Yogyakarta dan juga wakil masyarakat Bakulan. Dalam sambutannya Kasi Pelayanan Desa Trirenggo menyambut baik atas di laksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa mengenai Kebutuhan Kesehatan, mari kita bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam Meningkatkan kebersihan lingkungan demi Kesehatan masyarakat Desa Trirenggo khususnya Bakulan.  Selain itu juga kegiatan ini sekaligus penarikan mahasiswa KKN Stikes Yogyakarta yang sudah selesai dalam menjalankan KKN.

Dalam Acara ini Sulistyaningsih mengatakan terima kasih kepada Pemerintah Desa Trirenggo atas kerjasama serta telah membimbing anak-anak KKN dan menarik kembali mahasiswa yang telah usai KKNnya, dikesempatan ini Mahasiswa KKN juga memaparkan hasil dari 3 minggu KKN di Bakulan dan untuk hasil sudah baik dan mencukupi. Mahasiswa Stikes Yogyakarta juga menampilkan Akustikan dan Tari tarian yang merupakan persembahan dari mahasiswa KKN tersebut.

     Setelah mengikuti Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang di laksanakan di Desa Trirenggo diharapkan masyarakat Bakulan mengetahui Informasi dan Kebutuhan Kesehatan yang ada di Dusun Bakulan serta menentukan tindak lanjut untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut.(Mr.M)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...