Langsung ke konten utama

Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran di Desa Trirenggo

TRIRENGGO (10/6) — Pelaksanaan Rapat Pleno terbuka sebagai Tahapan Klimaks Kerja dari Pantarlih berlangsung pada jum’at (8/6/2018) di Pendapa Balai Desa Trirenggo, yang mendapat Apresiasi oleh PPS dan Lurah Desa Trirenggo, sebagaimana yang disampaikan oleh Arif Sujatmiko (Ketua PPS) dalam Sambutannya,” Pertama, memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya atas Kerja Pantarlih yang Maksimal (AktifEfektif, Objektif), sesuai dengan Progres dan Tahapan. Hal ini menunjukkan mereka memiliki jiwa semangat 45 yang didukung dengan Ideologi Demokratis dan Reformis.

Sementara Kepala Desa Trirenggo menyampaikan dalam Sambutannya,” lebih menekankan kepada Kondusifitas dan Tingkat Partisipasi dalam Laga Demokrasi 2019. Beliau berharap kepada PPS dan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga Keamanan dan Ketertiban. Mengingat Moment Pemilu sering dijadikan jalan untuk memecah belah persaudaraan, oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Selain dari itu Beliau juga berharap kepada PPS, untuk menggandeng RT/RW dan Tokoh Masyarakat untuk mensosialisasikan, tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pesta Demokrasi ini, karena akan menentukan Pemimpin yang terbaik demi Masa Depan kita.

Dalam Rapat Pleno Terbuka ini dihadiri oleh Lurah Desa Trirenggo, Pamong Desa Trirenggo, Pantarlih, PPS Desa Trirenggo, Panwaslu Desa Trirenggo dan dihadiri juga Perwakilan dari parpol. Acara tersebut di akhiri dengan Penandatanganan Berita Acara Penetapan Data Pemilih Hasil Pemutakhiran, dan sekaligus pencairan insentif untuk Pantarlih. (Mr.M)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...