Langsung ke konten utama

Mie Ayam Takeshi, Pakai Nama Jepang Agar Lebih Menarik

Mie Ayam Takeshi merupakan salah satu daya tarik kuliner mie ayam di daerah Manding dan dekat perkantoran Pemda II Bantul. Warung mie ayam ini dulu dikenal sebagai Warung Mie Ayam Mbok Mar atau Mie Ayam Sor Talok. Warung mie ayam ini menggunakan nama “Takeshi” ketika berpindah ke lokasi baru yang hanya diseberang lokasi lama.

Mie Ayam Takeshi terletak di Jalan Ringroad Manding Timur, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta (ada yang menyebutnya Jalan Tentara Pelajar Bantul).

Lokasi Mie Ayam Takeshi berada di daerah ringroad timur Bantul atau dekat dengan Komplek Pemda II Bantul. Rute termudah menuju warung mie ayam ini dari Jalan Parangtritis belok ke arah barat menuju Sentra Kerajinan Kulit Manding. Ikuti jalan ke barat hingga tiba di perempatan Ringroad Manding. Ambil jalan ke kiri atau ke selatan dan ikuti Jalan Ringroad Manding sejauh 400 meter dan posisi warung mie ayam berada di timur jalan atau kiri jalan. Area parkir yang disediakan cukup luas dan saat ini masih gratis parkir karena tidak ada petugas parkir.

Menu utama dan satu-satunya yang ditawarkan Warung Mie Ayam Takeshi adalah mie ayam tanpa adanya embel-embel dibelakang seperti mie ayam bakso, mie ayam pangsit, dan sebagainya. Hal ini dikarena warung yang bersebelahan dengan warung ini menjual hidangan bakso sapi dan soto. Hal yang unik dari mie ayam ini adalah penggunaan dua jenis mie pada sajian mie ayam yaitu bakmi basah atau mie yang dibikin sendiri dan bakmi kering. Bagi saya pribadi penggunaan mie kering seperti yang terdapat pada mie instant terasa kurang cocok pada sajian mie ayam dan saya memesan mie ayam menggunakan mie basah.

Penyajian Mie Ayam di Warung Mie Ayam Takeshi menggunakan mangkok bergambar ayam jago pada umumnya. Dalam satu porsi mie ayam terdiri dari mie, topping ayam, dan potongan sawi rebus. Bakmi atau mie diletakkan pada bagian dasar, potongan daun sawi hijau rebus, dan topping daging ayam ditaruh pada tepi mangkok.

Porsi Mie Ayam di Warung Mie Ayam Takeshi terlihat biasa atau standar porsi mie ayam pada umumnya. Bakmi atau mie berukuran tanggung dengan bentuk tidak bergelombangTopping ayam berisi daging ayam yang dipotong agak berbentuk dadu, berukuran besar, dan bercampur dengan tulang ayam. Bagi sebagian orang, adanya tulang ayam pada topping ayam kurang disukai dan dihindari. Saya cukup kagum dengan bentuk topping ayam yang terlihat kering namun bumbunya cukup meresap sampai kedalam. Kuahnya terlihat bening karena kuah toppingnya bertekstur kering atau tidak berkuah. Cita rasa yang ditawarkan cenderung manis namun tidak berlebihan. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan tergolong standar harga mie ayam di sekitar Bantul.

Sumber :https://teamtouring.net/mie-ayam-takeshi-bantul.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...