Langsung ke konten utama

Penerima Manfaat ���Modal Kita��� di Trirenggo Capai 1.010 Orang

 

YOGYAKARTA – Jumlah penerima manfaat program pinjaman Modal Kita yang dijalankan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari, Trirenggo, Bantul, Yogyakarta, terus meningkat. 

Manajer Unit Usaha Modal Kita KUD Gemah Ripah, Trirenggo, Arifian Dwi Cahyanto, mengatakan hingga akhir Januari 2020, tercatat telah ada 14 kelompok program Modal Kita yang dibentuk di Desa Trirenggo. Jumlah itu meningkat drastis dari pertengahan 2019, yang hanya 9 kelompok.

“Selama beberapa bulan terakhir kita sudah menambah beberapa kelompok baru. Dari 9 kelompok pada Juli 2019, menjadi 14 kelompok di Januari 2019 ,” ujar Arifian, Selasa (18/02/2020).

Dengan makin bertambahnya jumlah kelompok pinjaman Modal Kita, otomatis jumlah penerima manfaat bantuan modal juga makin meningkat. Jika pada Juli lalu anggota pinjaman Modal Kita baru 738 orang, pada Januari 2020 ini jumlahnya menjadi 1.010 orang.

“Satu kelompok pinjaman Modal Kita rata-rata bersisi 10 sampai 15 anggota. Dengan tambahan lima kelompok baru, maka ada sekitar 250 lebih anggota atau penerima manfaat pinjaman Modal Kita yang baru,” jelasnya.

Arifian mengatakan, fokus pemberian pinjaman usaha Modal Kita adalah warga miskin di desa Trirenggo. Baik warga dari keluarga Pra Sejahtera maupun Sejahtera 1. Khususnya bagi warga yang sudah memiliki usaha atau tengah merintis usaha baru.

“Sesuai komitmen Yayasan Damandiri dalam upaya mengentaskan kemiskinan, bantuan usaha Modal Kita ini kita fokuskan pada keluarga kurang mampu. Agar mereka bisa memiliki usaha dan meningkat taraf hidupnya,” bebernya.

 

Sumber : https://www.cendananews.com/2020/02/penerima-manfaat-modal-kita-di-trirenggo-capai-1-010-orang.html

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...