Langsung ke konten utama

Daun Kedelai Edamame Kaya Protein, Cocok untuk Pakan Ternak

YOGYAKARTA — Selain memiliki keunggulan nilai jual yang tinggi, perawatan yang mudah serta masa panen yang singkat, komoditas kedelai Edamame ternyata juga masih memiliki sejumlah kelebihan lain yang bila mampu dimanfaatkan akan sangat menguntungkan bagi petani.  

Kelebihan itu adalah pemanfaatan kedelai hasil panen, maupun daun sisa hasil paneBantn menjadi berbagai macam jenis produk turunan yang menguntungkan dan bernilai ekonomi cukup tinggi.

Ketua tim teknis uji coba penanaman kedelai Edamame Trirenggo, Budi Santoso, menyebut kedelai Edamame sangat digemari di negara Jepang karena kandungan proteinnya yang sangat tinggi. Dari penelitian yang ia lakukan, ternyata, kandungan protein itu tidak saja terdapat pada kacang/polongnya saja namun juga pada daun maupun batangnya.

“Karena itu sisa hasil panen seperti daun, sebenarnya jangan langsung dibuang. Karena masih bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Seperti misalnya untuk pakan ternak seperti sapi, kambing atau ikan gurami. Daun kedelai Edamame ini sangat cocok sebagai pakan karena kandungan proteinnya yang dangat tinggi,” ujarnya belum lama ini.

Tak hanya itu, lanjut Budi jika diolah lebih lanjut kedelai Edamame sebenarnya juga bisa dimanfaatkan menjadi sejumlah produk makanan dengan nilai jual lebih tinggi jika dibandingkan dijual mentah sebagai sayur. Diantaranya seperti bahan pembuat es krim, isi kue moci hinga isi kue bakpia. Lagi-lagi hal itu karena kandungan protein kedelai Edamame yang sangat tinggi.

 

Sumber : https://www.cendananews.com/2020/03/daun-kedelai-edamame-kaya-protein-cocok-untuk-pakan-ternak.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...