Langsung ke konten utama

PT BPR Bank Bantul Gelar Pemberdayaan UMKM Kepada Pelaku Usaha Desa Wisata

Dalam rangka mensukseskan Bulan Inklusi Keuangan 2020 (BIK) dimana setiap anggota masyarakat berhak mempunyai akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas, tepat waktu, lancar, dan aman dengan biaya terjangkau sesuai kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan PT BPR Bank Bantul (Perseroda) menggelar Business Matching dan Pemberdayaan UMKM kepada pelaku usaha desa wisata di Aula kecamatan Pundong dengan bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (KUKMP), Bagian Administrasi Perekonomian, dan OJK.

Direktur Heri Sutanto, S.Pt., MM, menjelaskan kegiatan diikuti 25 peserta dari berbagai usaha diantaranya kerajinan, kuliner, peternakan, konveksi dan home industri. Kegiatan ini diyakini bisa mengembangkan usaha mereka, karena pelaku usaha dikenalkan dengan layanan keuangan, pemasaran online, pengemasan, Ijin Usaha dan lain sebagainya. Harapannya sinergi Lembaga keuangan Bank Bantul dengan Pelaku usaha dapat menguatkan ekonomi masyarakat wilayah Pundong. Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Dinas KUKMP Drs. Agus Sulistiyana, MM dan Edi Risdiyanto (Motivator, konsultan UMKM dan BUMDES.

Gathering ini juga membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan informasi untuk modal melalui #KreditProjoBakul#KreditMerapi #KreditProjo dan lainnya selain itu pelaku UMKM mendapatkan informasi produk simpanan PT BPR Bank Bantul (Perseroda) yakni #Deposito#TabunganTamansari#TabunganADik dan #TabunganSimpel.

 

Dikutip dari : https://bantulkab.go.id/berita/detail/4384.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...