Langsung ke konten utama

Kembangkan UMKM dan Wisata, Pemkab Bantul Gandeng PT Angkasa Pura I (Persero)

Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan potensi dan sumber daya daerah serta mensejahterakan masyarakat, Pemkab Bantul dan PT. Angkasa Pura 1 (Persero) melaksanakan kerja sama di bidang pariwisata, bidang Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dan informasi publik. Pada hari Senin (2/11/2020) melaksaanakan penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama di Gedung Administrasi AP I Komplek Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA).

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Subarta menyebutkan perjanjian kerjasama tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan potensi pariwisata. Selain itu juga mengoptimalkan pengembangan publikasi untuk media informasi serta meningkatkan pengembangan koperasi dan UMKM untuk kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo dan General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama. Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan kerjasama antara PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Yogyakarta dengan Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informasi dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bantul.

Pjs Bupati Bantul mengucapkan terima kasih kepada PT Angkasa Pura I (Persero) dengan menjadikan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai salah satu faktor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan serta membangun potensi besar sumber daya daerah dan sumber daya manusia Kabupaten Bantul agar dapat lebih maju.

Kerjasama dengan Bandara Internasional Yogyakarta telah terjalin sejak tahun 2019. Hal ini merupakan implementasi dalam rangka mengembangkan sarana informasi publikasi pengembangan potensi sektor pariwisata dan mendukung pengembangan koperasi dan usaha kecil menegah.

“ Saya berharap dengan penandatangan naskah dan kerjasama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi Pemkab Bantul, serta sebagai perwujudan BUMN yang mempunyai tanggungjawab hadir untuk memberi sebagai agen pembangunan, “ kata Budi Wibowo.

Mengakhiri sambutannya, PJS. Bupati Bantul Budi Wibowo, mengharapkan dengan ditandatangani kerjasama ini dapat ditangkap peluang untuk memajukan sektor wisata dan umkm ditengah keterbatasan adanya pandemi  saat ini untuk membuka pasar baru dan memperluas jangkauan pemasaran daya saing di Bantul.

Sementara, General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama menyatakan, keberadaan YIA adalah peluang besar bagi masyarakat. Untuk itu PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional Yogyakarta akan selalu mendukung dan selalu terbuka dalam mengembangkan sektor perekonomian dan pariwisata di daerah Yogyakarta dan sekitarnya.

 “Kami berharap dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan efektivitas pemberdayaan koperasi dan UMKM di Kabupaten Bantul, serta mampu meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam mengembangkan media informasi baik di sektor pariwisata maupun sektor lainnya, ” harapnya.

Usai dilaksanakan penandatangan Naskah Kesepatakan bersama antara PT Angkasa Pura I (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Bantul dilanjutkan dengan peninjauan gerai UMKM Pasar Kotagede di Terminal Bandara YIA.

 

Dikutip dari : https://bantulkab.go.id/berita/detail/4385.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...