Langsung ke konten utama

Pemkab Bantul Raih Dua Penghargaan Dalam Penganugrahan Bhumandala Award 2020

Kabupaten Bantul memperoleh dua penghargaan dalam penganugerahan Bhumandala Award 2020 yaitu Bhumandala Rajasa dalam kategori simpul jaringan terbaik kabupaten dan Bhumandala Kencana dalam kategori geoportal terbaik kabupaten. Penghargaan diterima oleh Pjs Bupati Bantul, Budi Wibowo, S.H., M.H di Hotel Borobudur Jakarta, 27 November 2020.

Diadakan sejak tahun 2014, Bhumandala menjadi model pembinaan simpul jaringan secara nasional, sebagai alat dalam melaksanakan monitoring dan pembinaan rutin dua tahunan yang dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial kepada seluruh simpul jaringan informasi geospasial kepada Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Penilaian kinerja Simpul Jaringan dilakukan dengan melihat pembangunan 5 (lima) elemen Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) yaitu Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar dan Sumberdaya Manusia.

Kabupaten Bantul dinilai telah berhasil mengembangkan Simpul Jaringan dalam waktu relatif cepat yaitu tahun 2019. Kebijakan Satu Data Indonesia juga telah dimasukkan dalam simpul jaringan Kabupaten Bantul sesuai Perpres 39/2019. Disamping itu Kabupaten Bantul diapresiasi  melibatkan seluruh perangkat daerah  dalam memperkaya data yang ada di geoportal. Studio untuk pengolahan informasi geosoasial dan ruang pelatihan untukmeningkatkan kapasitas SDM merupakan nilai lebih simpul jaringan Kabupaten Bantul.

Prestasi ini membuktikan komitmen Kabupaten Bantul dalam mewujudkan kebijakan satu peta dan satu data Indonesia.

Bhumandala award sendiri merupakan penghargaan yang bertujuan untuk memotivasi, menginspirasi, memperkuat, dan meningkatkan semangat kementerian, lembaga dan pemerintah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, dalam upaya membangun pilar-pilar IIG agar kinerja simpul jaringan dapat lebih optimal dan berkelanjutan.

 

Dikutip dari : https://bantulkab.go.id/berita/detail/4407.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...