Langsung ke konten utama

Temu Lapang Bantuan Budidaya Ikan Sistem Minapadi

Kamis (19/11) bertempat di Semampir, Argorejo, Sedayu, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Temu Lapang Bantuan Budidaya Ikan Sistem Minapadi. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka kegiatan bantuan budidaya ikan sistem minapadi yang telah dilakukan oleh BBPBAT Sukabumi ini diikuti oleh peserta calon penerima bantuan dari Kabupaten Tasikmalaya dan penerima bantuan dari Kabupaten Bantul, tepatnya Kelompok Tani Sedyo Makmur.

Tim BBPBAT Sukabumi menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk mempertemukan penerima bantuan budidaya ikan sistem “MINAPADI” yang berada di Kab. Bantul dengan pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (BBPBAT Sukabumi) dalam hal ini sebagai pemberi bantuan beserta dinas-dinas terkait.

Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul melakukan pembukaan sekaligus menyampaikan apresiasi pada Tim BBPBAT Sukabumi yang telah memilih Kabupaten Bantul sebagai tempat program kegiatan Minapadi 2 tahun berturut-turut. Sebelumnya, pada tahun 2019 program ini sudah terlaksana di Kelompok Dwi Manunggal, Nglebeng, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan DPPKP yang turut hadir menyampaikan bahwa program Minapadi memiliki banyak keuntungan, antara lain produktivitas padi meningkat dari 9,55 ton / ha menjadi 11,12 ton / ha walaupun lahan untuk padi relatif lebih sempit (kasus percontohan Nglebeng, Banguntapan), hama padi berkurang karena ada predator (ikan), pemupukan cukup 1 kali karena kotoran ikan bisa menjadi pupuk alami, tidak perlu penyemprotan pestisida, sehingga bisa menjadi padi organik dan bisa memperoleh pendapatan tambahan selain dari panen padi juga dari hasil panen ikan.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi kegiatan program Minapadi di Kelompok Tani Sedyo Makmur. (dp)

 

Dikutip dari : https://bantulkab.go.id/berita/detail/4402.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...