Langsung ke konten utama

NAWALA PANEWU I KAPANEWON BANTUL

NAWALA PANEWU I
NO : 1/NAWALA/2021

MENIMBANG :
1. Bahwa PANEWU mempunyai tugas dalam menyelenggarakan pemerintahan umum pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat kalurahan serta koordinasi, pemantauan, dan evaluasi terhadap perencanaan dan pengendalian urusan Keistimewaan di Kalurahan pada wilayah Kapanewon.
2. Agar pelaksanaan tugas-tugas dimaksud dapat dilaksanakan dengan lebih efektif, efisien, dan akseleratif, maka perlu perlu menerbitkan Nawala PANEWU BANTUL sebagai acuan dan penekanan terhadap isu-isu strategis yang ada.
MEMPERHATIKAN :
1. Bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul telah mencanangkan Bantul Bebas Sampah
2. Bahwa Kapanewon Bantul sebagai Ibukota Kabupaten Bantul harus diwujudkan melalui pranata sosial dan penataan lingkungan yang bersih, tertib, indah dan rapi.
3. Bahwa untuk akselerasi terwujudnya point (2), penataan ruas jalan dan pengelolaan sungai/irigasi perlu di jadikan sebagai prioritas utama
MENGUNDANGKAN :

1. Mengusahakan terwujudnya BANTUL BEBAS SAMPAH VISUAL dengan tidak memasang media informasi/reklame di tempat yang terlarang yaitu :
a. Dipasang melintang di atas jalan
b. Di jembatan.
c. Di pohon, tiang listrik, tiang telepon, Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas
(APILL), lampu penerangan jalan umum dan rambu lalu-lintas
2. Merapikan ruas jalan agar terbebas dari rumput/alang-alang, ranting atau tanaman lain serta MATERIAL lain yang berpotensi mengganggu para pengguna jalan.
3. Melakukan tebar ikan ENDEMIK di sungai/belik terdekat yang ada, kepada para PENGANTIN BARU, Sebagai salah satu upaya memelihara vegetasi dan ekosistem sungai

Demikian NAWALA PANEWU ini dibuat sebagai acuan pelaksanaan kegiatan segenap warga masyarakat.

PANEWU

DRS. FAUZAN MU’ARIFIN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...