Langsung ke konten utama

Expose Teknologi Tepat Guna Hasilkan Karya Tungku Energi Bara Pasti

TRIRENGGO(23/5)– Selasa, 16 Mei 2023 Kalurahan Trirenggo menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Lomba Kreasi Dan Inovasi Alat Teknologi Tepat Guna Dalam Rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Kabupaten Bantul tepatnya di Aula Pemda II Komplek Perkantoran Manding Trirenggo Bantul.

Dalam Ikut serta lomba Kreasi dan Inovasi ini, Kalurahan Trirenggo mewakili dari Kapanewon Bantul memperkenalkan karya yakni Tungku Energi Bara Pasti atau Bahan Ramah Lingkungan Panas Tinggi hasil karya dari Muhammad Naufal Adib.

Tungku Energi Bara Pasti ini berbahan dari rongsokan yang diubah sekreatif mungkin untuk dapat menghasilkan energi. Bahan utama yang digunakan adalah tabung freon yang didalamnya terdapat kaleng untuk menampung bahan bakar dan terdapat pula blower yang terdapat kontroler. Alat ini mampu menhasilkan panas sampai dengan 700 derajat Celsius. 

Dibuatnya Tungku Hemat Energi Bara Pasti ini dapat lebih efisien memanfaatkan limbah-limbah yang ada di lingkungan sebagai bahan bakar. Alat ini juga sangat bermanfaat untuk para pedagang, seperti pedagang bakmi, gorengan, dan sebagainya. Panas yang dihasilkan dari tungku ini dapat diatur seperti dimaksimalkan, dimediumkan ataupun dalam keadaan sedang.

Budi Purwanto sebagai pendamping Muhammad Naufal Adib mengatakan bahwa tungku ini merupakan alat yang ramah lingkungan. “Dan ini adalah ramah lingkungan karena ini walaupun dengan bahan bakar seadanya itu bisa melahirkan panas yang tinggi. Kalau ini menggunakan arang, menggunakan briket serbuk kayu ini hasilnya akan lebih maksimal lagi”, ungkapnya.

Budi Purwanto juga berharap kedepannya alat ini dapat segera digandakan untuk keperluan yang bermanfaat. “Mudah-mudahan ini segera kita bisa gandakan untuk bisa jadi prototype untuk beberapa yang mungkin berminat untuk menggunakan tungku ini”, ujar Budi Purwanto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...