Langsung ke konten utama

Kenduri Nyadran Padukuhan Cepoko RT 04

Trirenggo(7/3)– Jumat (1/3/24) Dalam rangka menghormati tradisi dan menjaga kebersamaan, warga RT 04 Padukuhan Cepoko menggelar kenduri nyadran, sebuah acara tahunan yang diadakan menjelang bulan Ramadhan. Acara ini berlangsung di Makam Begonandang RT 04 Cepoko dengan dihadiri oleh seluruh masyarakat setempat, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, dan anak-anak.

Nyadran merupakan tradisi yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan untuk membersihkan makam para pendahulu sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Tradisi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antar warga dan sebagai ajang untuk saling berbagi.

Kegiatan kenduri dimulai dengan bersama-sama melakukan ziarah ke makam leluhur. Warga kompak membersihkan area makam, menaburkan bunga, dan membaca doa bersama. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara inti, yaitu kenduri atau selamatan bersama.

Kenduri nyadran ini adalah wujud syukur kepada Allah SWT dan penghormatan kepada para leluhur. Hal ini juga momen bagi kita untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan di antara warga masyarakat.

Kegiatan kenduri nyadran ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menghargai tradisi dan leluhur. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai positif seperti gotong royong, kebersamaan, dan saling menghormati dapat terus dipertahankan dan diteruskan kepada generasi yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...