Langsung ke konten utama

Pelatihan Kepemudaan Karang Taruna dengan tema ���Microphonia Public Speaking Training���

TRIRENGGO(5/4)–  Pemerintah Kalurahan Trirenggo telah mengadakan kegiatan pelatihan kepemudaan di Pendapa Kalurahan dengan mengusung tema “Microphonia Public Speaking Training”, Sabtu 30 Maret 2024 di Pendapa kalurahan Trirenggo.

Karang Taruna merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan karakter dan keterampilan generasi muda. Dalam upaya memperkuat kemampuan anggotanya, Karang Taruna seringkali menyelenggarakan berbagai pelatihan dan kegiatan, salah satunya adalah pelatihan public speaking atau berbicara di depan umum.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Trirenggo, Carik, Kamituwo, Panewu Bantul, Kapolsek Bantul, Danramil, Ketua Bamuskal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua TP PKK, dan seluruh anggota Karang Taruna Trirenggo. 

Kegiatan ini mengundang narasumber Ranny Albanny untuk menyampaikan materi terkait pelatihan public speaking. Dengan diikuti oleh 40 peserta dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait public speaking yang dapat membangun karakter kepemudaan. Setelah acara berlangsung dengan lancar, kegiatan dilanjut dengan kegiatan buka bersama. 

“Semoga kegiatan kali ini berjalan lancar dan juga kami selalu bersinergi dengan Kalurahan Trirenggo untuk membangun kepemudaan yang lebih maju”, ujar Danu selaku Ketua Karang Taruna. 

Dengan diselenggarakannya pelatihan kepemudaan ini, diharapkan Karang Taruna Kalurahan Trirenggo dapat terus berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...