Langsung ke konten utama

Kirab Bregodo dalam Rangka Wiwitan Padukuhan Cepoko

TRIRENGGO(13/5)– Sabtu (4/5/24) Dalam rangka merayakan perayaan wiwitan, masyarakat Cepoko menggelar acara kirab yang penuh warna dan makna. Kirab Bergodo menjadi bagian penting dalam tradisi keagamaan dan budaya masyarakat setempat, yang dilaksanakan dengan penuh kehormatan dan kebersamaan.

Acara kirab dimulai dari pagi hari pukul 07.30 WIB, dimana ratusan warga berkumpul di titik awal kirab yang telah ditentukan yakni dari Padukuhan Cepoko menuju Sawah Bulak Cepoko. Para warga mengenakan pakaian adat dan membawa berbagai perlengkapan yang diperlukan untuk merayakan kirab dengan semarak.

Wiwitan sendiri merupakan masa peralihan dari musim tanam ke musim panen. Wiwitan ini menjadi momen yang penting bagi para petani untuk memanjatkan doa dan harapan agar hasil panen dapat melimpah.

Kegiatan wiwitan ini tentunya didukung penuh oleh Pemerintah Kalurahan Trirenggo dengan dihadiri oleh berbagai jajaran pemerintah, mulai dari Lurah Trirenggo beserta pamong kalurahan, Dinas Kebudayaan, Panewu Bantul, Dinas Pertanian, Dukuh Cepoko, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. 

Pemerintah Kalurahan Trirenggo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam acara kirab ini dan mengajak seluruh warga untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi kirab sebagai bagian dari identitas budaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah

KALURAHAN TRIRENGGO Kalurahan Trirenggo adalah salah satu dari 5 Kalurahan yang berada di Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul.  Berdasarkan Maklumat Penggabungan Daerah-Daerah Kalurahan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tahun 1946, dapat diketahui bahwa Kalurahan Trirenggo berdiri pada hari Sabtu Wage, 23 Nopember 1946 atau 28 Besar 1877 Jimawal, Windu Kunthara, Wuku Dhukut atau 28 Dzulhijjah 1365 H. Kata Tri dalam bahasa Jawa berarti tiga, dan kata Renggo berarti pemimpin. Kalurahan Trirenggo pada awal berdirinya merupakan gabungan dari 3 Kalurahan lama yaitu Niten di sebelah utara, Nogosari di sebelah tengah dan Batikan di sebelah selatan. Kalurahan Trirenggo terbagi menjadi 17 pedukuhan, yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Sragan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Kweden Pedukuhan Sumber Batikan Pedukuhan Bakulan Pedukuhan Cepoko Pedukuhan Kara...

Profil Wilayah

Kalurahan Trirenggo merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 6.100,00 Ha. Kalurahan Trirenggo memiliki topografi dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 45 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 22–34°C. Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Trirenggo sebagai berikut: a.    Sebelah Utara : Kalurahan Pendowoharjo b.    Sebelah Selatan : Kalurahan Sumbermulyo c.     Sebelah Barat : Kalurahan Bantul d.    Sebelah Timur : Kalurahan Sabdodadi Orbitasi dan Jarak Tempuh Jarak dari Pemerintah Kapanewon:  1,80 km Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  1,80 km Jarak dari Pemerintah Propinsi : 13 Km Secara Administratif  Kalurahan Trirenggo dibagi 17 Pedukuhan yaitu : Pedukuhan Gempolan Pedukuhan Klembon Pedukuhan Sragan Pedukuhan Priyan Pedukuhan Pasutan Pedukuhan Bogoran Pedukuhan Pepe Pedukuhan Nogosari Pedukuhan Gandekan Pedukuhan Manding Pedukuhan Gedongan Pedukuhan Kweden Pedukuhan Karangmojo Pedukuhan Sumber Batikan...